Tuesday, July 11, 2017

Tes GPS Honda

 Beberapa tahun lalu, aku diundang PT HPM untuk  mengetes GPS Garmin yang disematkan ke Honda Freed dan Honda CR-V, agar membikin nyaman para konsumennya. Berikut laporannya di Gatra Cars:

Selasa, 01 November 2011

Nilai Tambah Mengendarai New CRV dan Freed

Presdir HPM Tomoki Uchida [Gatra News/Tian Arief]
Bandung - Mengendarai New CRV dan Freed kini semakin nyaman, karena ada nilai tambah berupa advanced Global Positioning System (GPS), yang bisa melacak lokasi-lokasi penting di sekitar kita, serta rear camera, untuk memudahkan saat memarkir kendaraan.
Fasilitas ini (termasuk kaca film V-Kool) diberikan untuk setiap pembelian Honda CRV 2.0 dan 2.4 dan Honda Freed tipe E, mulai Oktober 2011.
"Ini merupakan bonus dari kami bagi pelanggan. Kami berharap, dengan adanya program 'Saatnya Punya Honda' ini, konsumen akan mendapatkan nilai lebih dari program yang ditawarkan ini," kata Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor kepada wartawan, di Bandung.
Untuk menguji seberapa membantu GPS dan rear camera ini, Honda Prospect Motor (HPM), mengundang lebih dari 20 wartawan berbagai media, untuk melakukan perjalanan ke Bandung pergi-pulang, Rabu dan Kamis (12-13/10), menggunakan Honda CRV 2.4 dan Honda Freed E, dalam program bertajuk "Cruising in Style".
Pada acara itu, HPM menurunkan sebanyak lima unit CRV dan lima unit Freed, yang seluruhnya sudah dilengkapi advanced GPS wireless, yang terkoneksi dengan persneling mundur dan rear camera. 
Perjalanan dimulai dari kantor HPM, Jalan Gaya Motor I, Sunter II, Jakarta Utara, menuju Kota Bandung. Uniknya, panitia sama sekali tidak memberitahu tempat tujuan persisnya (seperti permainan di serial televisi AS, "Amazing Race"). Para wartawan hanya dibekali informasi titik koordinat yang harus dituju, dalam amplop berwarna hitam, yang diberikan di setiap pos (check point).
Tempat tujuan pertama adalah rumah para konsumen Honda tipe CRV dan Freed yang tersebar di Jakarta. Para wartawan mendapat tugas mewawancarai pemilik Honda, yang rata-rata merupakan public figure, tentang kesan-kesan mereka menggunakan produk mobil Honda. 
Para wartawan kembali melanjutkan perjalanan ke Bandung lewat Tol Cipularang, dan berhenti di rest area (tempat peristirahatan) Kilometer 57 Karawang, untuk mendapat amplop hitam berisi koordinat berikutnya yang akan dituju.
Dari kilometer 57, Gatra News dan dua rekan media lainnya, langsung menuju Kota Bandung, dan GPS memandu kami ke sebuah restoran di Dago Pakar. GPS itu memudahkan kami melacak alamat restoran, dengan fasilitas Point of Interest, melewati rute jalan yang sudah ditandai sebelumnya, sehingga terhindar dari kejadian salah jalan alias nyasar.
Satu hal menarik yang perlu dicatat, saat mobil Freed yang kami tumpangi diharuskan mundur di dekat kendaraan panitia yang sudah terparkir, tiba-tiba panitia melemparkan balon seukuran anak-anak ke belakang mobil kami.
Kamera parkir atau rear camera yang layarnya menyatu dengan GPS, membantu pengemudi mengantisipasi simulasi "seandainya ada anak-anak yang tiba-tiba muncul di belakang saat mobil diparkir", dengan melakukan pengereman pada saat yang tepat.
Adanya simulasi bodi kendaraan dalam bentuk garis imajiner di layar, semakin membantu pengemudi --terutama pengemudi pemula-- untuk mengantisipasi kalau-kalau bodi kendaraan menyerempet dinding atau bodi kendaraan yang parkir di sebelah atau di belakangnya.
Selesai mengisi perut dan beristirahat di restoran, kami melakukan sesi foto-foto mobil Honda, dilanjutkan kunjungan ke bengkel resmi Honda di Bandung. Adanya fitur Dealer Navigator yang terdapat dalam GPS itu, memudahkan kami menempuh perjalanan di tengah lalu lintas Bandung yang sedang macet-macetnya itu, dari Bandung Utara (Dago Pakar) menuju Bandung Selatan (Jalan By Pass Soekarno-Hatta).
Selain fitur tersebut di atas, keistimewaan advanced GPS yang ditawarkan Honda dalam layar slim 5", antara lain:
  • Junction visual, untuk memberikan detail di persimpangan jalan.
  • Eco route, untuk membantu mengetahui penggunaan konsumsi BBM agar lebih hemat.
  • Pedestrian mode, untuk memandu saat melakukan perjalanan dengan berjalan kaki (setelah melepas perangkat GPS dari kendaraan).
  • Compass, untuk menunjukkan arah kota yang dituju, serta penunjuk arah kiblat, bagi umat Islam yang akan melaksanakan salat.
  • Point of interest, untuk memudahkan mencari lokasi-lokasi penting di sekitar pengguna.
  • Free lifetime update, agar selalu mendapatkan informasi terkini dan perubahan jalan terbaru.
  • Bluetooth, untuk memudahkan menerima dan melakukan panggilan telepon seluler, saat berkendara, tanpa mengganggu pandangan atau konsentrasi pengemudi.
"Kalau kita mau memberitahu satu tempat menarik kepada teman, tinggal tandai tempat yang kita ingin bagi di GPS, lalu GPS itu dipinjamkan kepada teman kita," ujar Jonfis, dalam perbincangan santai dengan pers. Begitu mudahnya berkendara dengan mobil Honda. [Tian Arief]

Labels: , ,

0 Comments:

Post a Comment

<< Home